4 Hal Ini Juga Hambat Orgasme Wanita

Sudah diketahui bahwa orgasme memang lebih sulit dicapai oleh wanita dibandingkan dengan pria. Tak selalu diakibatkan karena 'ketidakmampuan' pasangan dalam hal bercinta, beberapa kondisi lain yang dimiliki oleh wanita juga turut mengambil peran. Dikutip dari berbagai sumber , berikut 4 penyebab lain yang bisa membuat seorang wanita sulit mencapai orgasme:1. Pil kontrasepsi  Sebuah studi yang diterbitkan oleh Indiana University dan melibatkan 1.101 responden wanita menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi pil KB lebih jarang mencapai orgasme. Selain itu, mereka juga dilaporkan memiliki gairah dan frekuensi bercinta yang lebih rendah, jika dibandingkan dengan mereka yang menggunakan kontrasepsi non-hormonal seperti kondom. 2. Gen Studi yang dilakukan oleh peneliti dari St. Thomas Hospital menunjukkan bahwa 45 persen dari variasi kemampuan dalam orgasme dijelaskan oleh gen."Teorinya adalah bahwa orgasme merupakan cara di mana pria membuktikan dirinya adalah seseorang yang dapat diandalkan. Mungkin wanita yang gennya terlalu mudah orgasme justru dianggap tidak begitu baik," tutur Tim Spector, profesor epidemiologi genetik di St Thomas.3. Penuaan Tingkat testosteron wanita akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini dianggap menjadi penyebab mengapa banyak wanita yang usianya sudah menua mengalami penurunan besar dalam jumlah orgasme dan intensitas."Testosteron adalah hormon orgasme. Meski bukan satu-satunya hormon yang terlibat, tetapi ia dapat merangsang hormon penting tertentu yang kita butuhkan untuk orgasme, misalnya oksitosin," tutur Dr Kathy C. Maupin, penulis buku The Secret Female Hormone: How Testosterone Replacement Can Change Your Life. 4. Mengalami kegemukan dan kenaikan berat badan Kenaikan berat badan mengubah kadar hormon dalam tubuh, terutama hormon yang terlibat dalam kenikmatan seksual."Peningkatan berat badan dapat menyebabkan kelebihan produksi protein yang disebut hormon seks globulin. Hormon ini mengurangi kadar testosteron dan berefek pada penurunan libido dan orgasme," papar Nick Panay, konsultan ginekolog di Westminster Hospitals, London.Selain itu, obesitas menurut Panay juga dapat menyebabkan masalah jantung dan diabetes, yang pada akhirnya mengurangi aliran darah ke vagina dan pusat stimulasi di otak. Kurangnya aliran darah ini tentu akan berakibat pada rusaknya jalur saraf yang menghubungkan antara libido dengan orgasme.

Maret 26, 2024 - 00:42
 0  30
4 Hal Ini Juga Hambat Orgasme Wanita
Sudah diketahui bahwa orgasme memang lebih sulit dicapai oleh wanita dibandingkan dengan pria. Tak selalu diakibatkan karena 'ketidakmampuan' pasangan dalam hal bercinta, beberapa kondisi lain yang dimiliki oleh wanita juga turut mengambil peran.

Dikutip dari berbagai sumber , berikut 4 penyebab lain yang bisa membuat seorang wanita sulit mencapai orgasme:

1. Pil kontrasepsi

 Sebuah studi yang diterbitkan oleh Indiana University dan melibatkan 1.101 responden wanita menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi pil KB lebih jarang mencapai orgasme. Selain itu, mereka juga dilaporkan memiliki gairah dan frekuensi bercinta yang lebih rendah, jika dibandingkan dengan mereka yang menggunakan kontrasepsi non-hormonal seperti kondom.

2. Gen


Studi yang dilakukan oleh peneliti dari St. Thomas Hospital menunjukkan bahwa 45 persen dari variasi kemampuan dalam orgasme dijelaskan oleh gen.

"Teorinya adalah bahwa orgasme merupakan cara di mana pria membuktikan dirinya adalah seseorang yang dapat diandalkan. Mungkin wanita yang gennya terlalu mudah orgasme justru dianggap tidak begitu baik," tutur Tim Spector, profesor epidemiologi genetik di St Thomas.

3. Penuaan

Tingkat testosteron wanita akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini dianggap menjadi penyebab mengapa banyak wanita yang usianya sudah menua mengalami penurunan besar dalam jumlah orgasme dan intensitas.

"Testosteron adalah hormon orgasme. Meski bukan satu-satunya hormon yang terlibat, tetapi ia dapat merangsang hormon penting tertentu yang kita butuhkan untuk orgasme, misalnya oksitosin," tutur Dr Kathy C. Maupin, penulis buku The Secret Female Hormone: How Testosterone Replacement Can Change Your Life.

4. Mengalami kegemukan dan kenaikan berat badan

Kenaikan berat badan mengubah kadar hormon dalam tubuh, terutama hormon yang terlibat dalam kenikmatan seksual.

"Peningkatan berat badan dapat menyebabkan kelebihan produksi protein yang disebut hormon seks globulin. Hormon ini mengurangi kadar testosteron dan berefek pada penurunan libido dan orgasme," papar Nick Panay, konsultan ginekolog di Westminster Hospitals, London.

Selain itu, obesitas menurut Panay juga dapat menyebabkan masalah jantung dan diabetes, yang pada akhirnya mengurangi aliran darah ke vagina dan pusat stimulasi di otak. Kurangnya aliran darah ini tentu akan berakibat pada rusaknya jalur saraf yang menghubungkan antara libido dengan orgasme.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow